BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui pengendalian inflasi. Melalui Bagian Perekonomian, Sumber Daya Alam, dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah, Pemkab Tanah Bumbu menggelar kegiatan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dengan mengusung tema “Penguatan Kapasitas Daerah dan Peran TPID dalam Pengendalian Inflasi”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Ebony Batulicin, Kamis (11/12/2025).

Kegiatan ini dirancang sebagai upaya strategis untuk meningkatkan pemahaman, kapasitas, serta keterampilan anggota TPID dalam mengendalikan inflasi di tingkat daerah. Selain itu, capacity building ini juga bertujuan memperkuat kemampuan TPID dalam menganalisis berbagai faktor penyebab inflasi serta merumuskan langkah-langkah kebijakan yang tepat dan responsif terhadap dinamika ekonomi.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais, menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat komitmen bersama untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah. Menurutnya, pengendalian inflasi merupakan salah satu pilar penting dalam memastikan kesejahteraan masyarakat serta menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil.
“Stabilitas inflasi menjadi fondasi utama dalam menciptakan ekonomi daerah yang tangguh dan berkelanjutan. Oleh karena itu, peran TPID sangat vital dalam mengawal kebijakan dan langkah-langkah pengendalian inflasi,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, perkembangan ekonomi global yang dinamis, tantangan distribusi barang, perubahan musim, serta fluktuasi harga komoditas pangan strategis menjadi sejumlah faktor yang berpotensi memengaruhi laju inflasi daerah. Kondisi tersebut menuntut TPID untuk selalu adaptif, sigap, dan kolaboratif dalam menyusun kebijakan serta strategi pengendalian inflasi yang efektif dan tepat sasaran.
Melalui kegiatan capacity building ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat lintas sektor, sekaligus mendorong lahirnya inovasi-inovasi daerah dalam pengendalian inflasi. Kerja sama yang solid antara Pemerintah Daerah, perbankan, pelaku usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga inflasi Tanah Bumbu tetap terkendali dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Bagian Perekonomian, Sumber Daya Alam, dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah, Susilawati, menyampaikan bahwa TPID memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi di daerah. Oleh karena itu, penguatan kapasitas dan peningkatan kompetensi anggota TPID menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota TPID memiliki kemampuan analisis yang lebih tajam serta mampu merumuskan solusi yang komprehensif dalam menghadapi berbagai tantangan inflasi daerah,” jelasnya.
Kegiatan capacity building ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dan berpengalaman di bidang ekonomi serta pengendalian inflasi, antara lain dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Badan Pusat Statistik (BPS) Tanah Bumbu, serta Perum Bulog Cabang Kotabaru Tanah Bumbu.
Acara berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan sharing session antara peserta dan narasumber, membahas berbagai isu strategis terkait inflasi daerah, pengendalian harga pangan, serta langkah-langkah antisipatif yang dapat diterapkan. Peserta kegiatan ini terdiri dari seluruh anggota TPID yang berasal dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap TPID semakin solid, profesional, dan mampu menjalankan perannya secara optimal dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah demi kesejahteraan masyarakat.