Bupati Tanah Bumbu Raih Penghargaan KSAD atas Dukungan TMMD 2025, Dandim 1022 Ukir Prestasi Nasional

BATULICIN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menerima penghargaan langsung dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak atas kontribusi dan peran aktifnya dalam menyukseskan pelaksanaan TMMD Ke-126 Tahun 2025.

Penghargaan tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendorong percepatan pembangunan desa sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Tak hanya itu, momentum membanggakan ini juga dirasakan oleh jajaran TNI di daerah. Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf. Zierda Aulia Salam, sukses menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Juara II Dansatgas Terbaik Kategori B serta Juara III Lomba Karya Jurnalistik TMMD.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Asisten Teritorial KSAD, Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen, dalam agenda Rapat Paripurna TMMD Ke-46 Tahun 2025 yang digelar di Aula A.H. Nasution, Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta Pusat, pada Kamis (4/12/2025).

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh elemen di Tanah Bumbu untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak bisa dilepaskan dari kerja sama erat antara pemerintah daerah, TNI, media, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Prestasi ini adalah hasil dari kebersamaan. Sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah, TNI, insan pers, dan masyarakat telah melahirkan capaian yang membanggakan bagi Tanah Bumbu,” ujar Andi Rudi Latif.

Ia juga menambahkan, ke depan Pemkab Tanah Bumbu berkomitmen untuk terus mendukung program TMMD sebagai salah satu instrumen strategis dalam mempercepat pembangunan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga stabilitas sosial dan pertahanan wilayah.

Sementara itu, Aster KSAD Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen dalam paparannya menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD Tahun 2025 memasuki fase pengembangan baru dengan jangkauan yang semakin luas dan terstruktur.

Program TMMD tahun ini dilaksanakan dalam empat tahap yang melibatkan 200 Kodim dan 15 Kodam di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil sebagai upaya konkret TNI AD dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok negeri, sekaligus memperkuat sistem pertahanan wilayah berbasis rakyat.

“Sinergi dari seluruh unsur, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat, menjadi kunci agar TMMD benar-benar memberikan dampak transformatif bagi kehidupan sosial dan ekonomi warga,” jelas Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen.

Ia juga menegaskan bahwa pada TMMD Tahun 2026, kolaborasi lintas sektor harus semakin diperkuat agar manfaat pembangunan desa dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan.

Raihan penghargaan yang diterima Bupati Tanah Bumbu dan prestasi nasional Dandim 1022 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi yang solid mampu melahirkan dampak positif bagi daerah. Tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga dalam memperkuat komunikasi publik melalui karya jurnalistik yang informatif dan edukatif.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus membangun sinergi strategis dengan TNI demi mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan di seluruh pelosok Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *