BATULICIN — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, memimpin rapat evaluasi kinerja Dekranasda tahun 2025 di Simpang Empat, Rabu (19/11/2025). Rapat ini menjadi ajang penting untuk meninjau perkembangan usaha para perajin serta pertumbuhan sektor UMKM Tanah Bumbu selama tiga tahun terakhir.
Dalam paparan evaluasi, ditunjukkan bahwa penjualan berbagai produk UMKM Tanah Bumbu mengalami peningkatan signifikan sepanjang periode 2023–2025. Hampir seluruh sektor mencatat tren positif, dengan lonjakan tertinggi terjadi pada penjualan kain tenun, salah satu produk unggulan daerah.
Penjualan Kain Tenun Naik Drastis, Kepercayaan Perajin Meningkat
Andi Irmayani mengungkapkan rasa syukur sekaligus bangga atas pertumbuhan yang sangat tinggi tersebut. Data menunjukkan bahwa penjualan kain tenun meningkat 40,7 persen pada 2024, dan kembali melonjak hingga 210,7 persen pada 2025. Menurutnya, peningkatan ini membuktikan bahwa kualitas produk lokal semakin diakui pasar, baik regional maupun nasional.
“Kita patut bersyukur atas kenaikan penjualan yang luar biasa ini. Ini hasil kerja keras para perajin, dukungan masyarakat, dan program Dekranasda selama ini. Semoga tren positif ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi UMKM Tanah Bumbu,” ujar Andi Irmayani.
Ia menambahkan bahwa peningkatan tersebut tidak hanya mencerminkan keberhasilan pada sisi produksi, tetapi juga peningkatan kepercayaan diri perajin dalam mengembangkan motif, kualitas, hingga pemasaran produk.
Penjualan Melalui Pameran Pulih Drastis pada 2025
Selain penjualan langsung, rapat juga mengevaluasi penjualan melalui kegiatan pameran. Setelah mengalami penurunan signifikan sebesar 76,9 persen pada 2024, sektor ini kembali bangkit pada 2025 dengan kenaikan spektakuler mencapai 1.121,5 persen.
Andi Irmayani menjelaskan bahwa peningkatan jumlah pameran, penataan booth yang lebih profesional, serta strategi promosi yang terarah menjadi faktor utama pemulihan besar tersebut.
“Kita terus memperbaiki cara kita tampil dalam pameran, termasuk memperkuat brand UMKM Tanah Bumbu. Hasilnya terlihat nyata pada tahun ini,” tambahnya.
Kontribusi Keuntungan ke Dekranasda Terus Menguat
Dari sisi keuangan, laporan menunjukkan peningkatan setoran keuntungan kepada Dekranasda dari tahun ke tahun. Pada 2024 terjadi kenaikan sebesar 77,4 persen, kemudian kembali bertambah 45,1 persen pada 2025. Pertumbuhan ini dianggap sebagai indikator bahwa aktivitas usaha UMKM semakin stabil dan berkelanjutan.
Evaluasi Menyeluruh untuk Meningkatkan Profesionalitas dan Strategi
Meski catatan kinerja menunjukkan hasil gemilang, Andi Irmayani menekankan bahwa evaluasi tidak boleh berhenti pada angka-angka positif yang berhasil dicapai.
“Evaluasi hari ini sangat penting. Kita tidak boleh puas hanya karena angkanya meningkat. Justru dengan hasil seperti ini, kita harus semakin serius memperbaiki kekurangan dan menyempurnakan strategi. Kita ingin Dekranasda Tanah Bumbu terus berkembang, profesional, dan mampu membuka peluang lebih besar bagi para perajin,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, peserta kemudian membahas rencana program peningkatan kualitas produk, penguatan kegiatan promosi, hingga pola pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Dekranasda Tanah Bumbu berharap hasil evaluasi ini menjadi fondasi bagi peningkatan kinerja yang lebih optimal dan penjualan yang semakin meningkat pada tahun-tahun berikutnya.