BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu bersama jajaran Kementerian Agama (Kemenag) menggelar tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Bumbu pada Selasa (13/1/2026).
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, H. Hairuddin, menyampaikan bahwa peringatan Hari Amal Bakti merupakan momen bersejarah untuk merefleksikan perjalanan panjang pengabdian Kementerian Agama dalam membangun kehidupan beragama yang rukun, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.

Ia menegaskan, selama delapan dekade berdiri, Kementerian Agama telah menunjukkan peran penting dalam memperkuat fondasi spiritual masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan, serta menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman suku, budaya, dan keyakinan.
“Selama 80 tahun pengabdiannya, Kementerian Agama telah memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat keimanan dan ketakwaan umat, meningkatkan mutu pendidikan keagamaan, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman,” ujarnya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Kementerian Agama, khususnya yang bertugas di Kabupaten Tanah Bumbu. Menurutnya, dedikasi, loyalitas, dan komitmen aparatur Kemenag dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat patut mendapat pengakuan.
“Peran strategis Kementerian Agama menjadi pondasi penting dalam mewujudkan kehidupan sosial yang damai, religius, dan berkeadaban,” katanya.
Lebih lanjut disampaikan, perkembangan zaman yang semakin cepat membawa berbagai tantangan dalam kehidupan sosial dan kebangsaan. Di tengah dinamika tersebut, keberadaan Kementerian Agama dinilai sangat vital sebagai penguat nilai moral, penjaga etika sosial, serta penyejuk dalam kehidupan bermasyarakat.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat. Kolaborasi lintas sektor dianggap sebagai kunci dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkokoh persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program dan kebijakan di bidang keagamaan. Dukungan tersebut diarahkan untuk membangun masyarakat yang beriman, bertakwa, menjunjung tinggi toleransi, serta memelihara nilai-nilai persaudaraan.
Ia juga menekankan pentingnya semangat moderasi beragama sebagai fondasi dalam menjaga keharmonisan serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Semangat moderasi beragama menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan dan memperkokoh persatuan,” tambahnya.
Melalui momentum peringatan Hari Amal Bakti ke-80 ini, diharapkan semangat pengabdian seluruh jajaran Kementerian Agama semakin tumbuh dan menguat. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat dapat terus dilakukan secara profesional, penuh keikhlasan, serta dilandasi rasa tanggung jawab yang tinggi.
“Selamat memperingati Hari Amal Bakti Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 Tahun 2026. Semoga Kementerian Agama senantiasa jaya dan terus menjadi pilar dalam membangun bangsa yang religius, harmonis, dan bermartabat, khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu,” pungkasnya.