BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dengan mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”. Kegiatan berlangsung di Pendopo Kantor Bupati Tanah Bumbu, Batulicin, Jumat (12/12/2025), dan diikuti antusias oleh masyarakat.
Peringatan HKN tahun ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan pelayanan langsung kepada masyarakat. Sejumlah layanan kesehatan gratis disediakan, di antaranya pemeriksaan kesehatan umum, sunat massal, serta kegiatan donor darah yang terbuka bagi warga Tanah Bumbu.

Dalam momentum tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga melaksanakan penyerahan kunci gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) kepada empat desa. Keempat desa penerima fasilitas kesehatan tersebut yakni Desa Beruntung Jaya, Desa Sido Rejo, Desa Batu Meranti, dan Desa Suka Damai.
Penyerahan kunci dilakukan secara simbolis dan diterima langsung oleh masing-masing kepala desa. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas dan memperkuat akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedesaan.
Peringatan HKN ke-61 di Tanah Bumbu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, sekaligus mendukung upaya transformasi sistem pelayanan kesehatan nasional menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Sekretaris Daerah Yulian Herawati membacakan sambutan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi G. Sadikin. Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan menekankan pentingnya menyiapkan generasi muda yang sehat, tangguh, dan berdaya saing dalam menghadapi bonus demografi di masa mendatang.
“Kita memiliki waktu sekitar dua dekade untuk memastikan 84 juta anak Indonesia tumbuh menjadi generasi yang sehat, unggul, dan produktif. Oleh karena itu, transformasi kesehatan harus terus didorong agar layanan kesehatan semakin mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Dalam sambutan tersebut juga disampaikan sejumlah capaian tiga program hasil terbaik cepat di sektor kesehatan. Di antaranya peningkatan partisipasi masyarakat dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta capaian skrining tuberkulosis (TB) yang telah menjangkau lebih dari 20 juta penduduk.
Selain itu, pemerintah pusat terus mendorong pengembangan layanan rumah sakit di seluruh provinsi, penguatan produksi vaksin dan alat kesehatan dalam negeri, serta pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile sebagai bagian dari transformasi kesehatan nasional.
Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 ini juga menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya perubahan dan penguatan budaya kerja aparatur kesehatan. Diharapkan, pelayanan publik di bidang kesehatan semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan serta kepuasan masyarakat.