BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 dengan mengusung tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”. Peringatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna karena dirangkai dengan kegiatan Wisuda Sekolah Lansia, yang digelar di Pendopo Kantor Bupati Tanah Bumbu, Batulicin, Rabu (3/12/2025).

Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa, sekaligus mendorong pemberdayaan kelompok lanjut usia agar tetap berdaya di usia senja.
Sebanyak 45 peserta lansia secara resmi diwisuda dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari dua lembaga pendidikan nonformal, yakni 20 orang lansia dari Sekolah Tunas Mekar Batulicin dan 25 orang lansia dari Sekolah Senja Berseri Mantewe. Program Sekolah Lansia ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari DP3AP2KB, sejumlah dinas terkait, tenaga kesehatan, hingga Balai Keluarga Berencana (KB).
Sekolah Lansia sendiri merupakan program pendidikan berbasis nonformal yang dirancang khusus untuk para lanjut usia. Melalui berbagai materi pembelajaran dan aktivitas pendukung, program ini bertujuan agar lansia tetap aktif, sehat, mandiri, serta memiliki peran sosial yang kuat di tengah keluarga dan masyarakat.
Dalam sambutan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, H. Hairuddin, ditegaskan bahwa peringatan Harganas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat gerakan nasional pembangunan keluarga.
“Harganas adalah momentum penting untuk menyinergikan langkah seluruh keluarga Indonesia dalam menyukseskan Program Bangga Kencana serta mempercepat penurunan angka stunting. Tema ‘Dari Keluarga untuk Indonesia Maju’ menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan bangsa sangat bergantung pada keberhasilan membangun keluarga yang berkualitas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, H. Hairuddin juga menyoroti makna mendalam dari pelaksanaan Wisuda Sekolah Lansia. Menurutnya, para lansia memiliki posisi yang sangat strategis sebagai sumber keteladanan, penjaga nilai moral, serta perekat keharmonisan keluarga.
“Wisuda ini bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan simbol komitmen untuk terus berkarya, belajar, dan memberi inspirasi. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Sekolah Lansia dapat menjadi bekal agar para lansia tetap aktif dan berdaya di usia emas,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Tanah Bumbu, Erli Yuli Susanti, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa keluarga adalah lingkungan pertama dan utama dalam pembentukan karakter generasi muda. Dari keluargalah nilai-nilai kehidupan ditanamkan, sekaligus menjadi sumber kekuatan bangsa.
Ia menambahkan, pelaksanaan Wisuda Sekolah Lansia menjadi salah satu bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam memberdayakan para lanjut usia agar tetap sehat, mandiri, produktif, serta memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa para lansia tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang aktif berkontribusi bagi keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Dengan digelarnya peringatan Harganas ke-32 yang dirangkai dengan Wisuda Sekolah Lansia, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap dapat semakin memperkuat peran keluarga sebagai pilar utama pembangunan, sekaligus mewujudkan masyarakat yang inklusif, sejahtera, dan berdaya di setiap tahap kehidupan.